Sejarah Chip Poker

Selain dari kartu, tidak ada barang fisik yang lebih dihargai dalam dunia permainan poker daripada chip poker. Tidak ada perasaan yang lebih baik daripada merasakan chip poker di tangan Anda. Jika Anda mampu melakukan gerakan permainan jari menggunakan chip poker dengan baik, Anda akan merasa seperti seorang jagoan poker.

Jika Anda menggemari poker, tentu Anda akan ingin mencari tahu cara memenangkan lebih banyak chip. Tetapi, Anda mungkin juga berpikir tentang sejarah chip itu sendiri, bagaimana mereka mulai digunakan, dan tipe mana yang harus Anda beli.

Bagaimana Chip Poker Dibuat

Pada umumnya, ada tiga bahan utama chip poker: tanah liat, plastik, dan keramik. Tanah liat adalah bahan yang tradisional dan tahan lama, sedangkan chip yang terbuat dari plastik lebih mudah untuk diproduksi secara massal. Chip keramik juga mudah untuk diproduksi dalam jumlah banyak, dan mulai menjadi pilihan utama untuk digunakan di permainan live di berbagai kasino.

Percetakan kompresi digunakan untuk chip yang terbuat dari tanah liat, sedangkan chip yang terbuat dari plastik menggunakan percetakan injeksi. Chip yang terbuat dari keramik dicampur menggunakan polimer, sama halnya dengan beberapa chip tanah liat – chip tersebut dibuat dengan campuran bahan lain supaya lebih susah untuk dipalsu, lebih tahan lama, dan lebih susah untuk menjadi cacat.

Sejarah

Banyak yang mengatakan bahwa kebutuhan adalah sumber dari penciptaan, dan tentunya ada suatu kebutuhan akan alat penanda poker di tengah dan akhir abad ke-19. Banyak hal yang digunakan sebagai penanda, seperti koin, butiran emas, bahkan serbuk emas untuk menandai taruhan mereka. Suatu alat yang terstandarisasi sangat dibutuhkan.

Untuk mengatasi masalah ini, berbagai kasino mulai menciptakan chip dari tanah liat, mirip dengan yang digunakan hari ini. Tetapi, banyak kasino mulai mengalami masalah pemalsuan chip.

Seiring dengan berjalannya waktu, kasino mulai pintar dalam menindaklanjuti pemalsuan. Banyak yang menggunakan cara seperti berat khusus, nomor seri, dan bahkan chip mikro. Namun, di zaman Mississippi yang tidak beraturan, pemalsuan terjadi di mana-mana.

Nilai Dari Chip Poker

Chip kasino umumnya tidak memiliki nilai di luar kasino yang menerbitkannya. Tetapi, banyak chip yang memiliki nilai sebagai barang koleksi. Sewaktu penerbitan artikel ini, harga lelang untuk sebuah set chip poker bekas dari Paulson World Top Hat and Cane yang terdiri atas lima ratus chip dan sebuah tas besi, adalah $1.200 di situs eBay.

Hal ini dikarenakan model khusus tersebut sudah tidak diproduksi lagi, dan juga sangat langka. Banyak hal yang terjadi seperti ini di antara komunitas kolektor chip poker – chip edisi terbatas, chip kuno, set chip yang penting – semuanya bisa Anda temukan di dunia barang koleksi.

Budaya Chip Poker

Peran chip kasino dalam budaya judi tidak bisa dianggap enteng.

Dari perkataan “sebuah chip dan sebuah kursi” (yang melambangkan bahwa Anda akan selalu memiliki peluang, meskipun tipis, untuk memenangi turnamen selama Anda berpartisipasi), hingga berbagai foto para pemenang turnamen yang didampingi oleh koleksi chip pokernya, alat judi ini telah memiliki tempat khusus dalam sejarah dan budaya para komunitas pejudi.

Hal menarik dari chip poker bukanlah karena barang ini merupakan penanda budaya, tetapi juga potensi untuk dimodifikasi dengan berbagai warna. Kolektor prangko tidak bisa mendapatkan suatu prangko sesuai keinginannya. Ilmuwan numismatik (kolektor mata uang dan koin) juga tidak bisa mendapatkan mata uang sesuai keinginannya.

Tetapi, jika Anda meninginkan chip poker dengan wajah Anda di tengah chip tersebut, dengan tampilan bendera Indonesia bersama nama ibu Anda yang tercinta, silakan. Anda bisa menggunakan chip tersebut di permainan lokal. Bahkan, Anda bisa memulai kasino Anda sendiri dan memastikan setiap pemain menggunakannya – harus ada seseorang yang mendirikan dan menjalankannya, bukan?

Hal yang terakhir adalah, chip poker memukau berbagai indra manusia yang paling mendasar – bobotnya pas di tangan Anda, bunyi dari chip yang jatuh di atas meja turnamen terdengar memuaskan, dan denominasi mata uang yang berbeda memanjakan indra penglihatan manusia, mengingatkan kami akan kenikmatan memandang indahnya berbagai warna.